Showing posts with label Sains. Show all posts
Showing posts with label Sains. Show all posts

Lumut Jadi Minyak Hanya Dengan 60 Detik

Friday, November 1, 2013

Siapa sangka lumut yang hijau dan tampak tak berguna bagi manusia dapat menjadi minyak dalam hitungan 10 detik. Sudah banyak perusahaan sedang mengubah lumut menjadi biofuel atau bahan bakar biologis, namun seorang insinyur bernama Phil Savage berbeda. Dengan dukungan National Science Foundation, profesordari Universitas Michigan itu bersama para mahasiswa doktoralnya menumbuhkan lumut dalam tabung kaca di laboratoriumnya. Dengan tidak mengeringkannya sebelum memperoleh minyak alamnya, mereka sebaliknya memasukkan lumut itu dalam silinder logam kecil bersama air dan merebusnya dalam tekanan udara yang tinggi pada suhu yang sangat tinggi.


Hebat Lumut Bisa Jadi Minyak Dalam 60 Detik

Savage mengatakan hanya memerlukan waktu kurang dari 60 detik untuk menguraikan semua komponen lumut itu, bukan hanya minyak, tetapi juga gula dan protein yang dapat digunakan untuk energi bentuk lain. Reaksi waktu singkat yang dibutuhkan untuk menciptakan biocrude atau minyak mentah biologis, dan ke efisienan proses tersebut dapat membantu memotong ukuran dan biaya reaktor lumut-ke-energi.

Pihak Universitas Michigan berharap untuk menyuling dan mengkomersialkan teknologi itu. Profesor Savage yakin biocrude lumut dapat menjadi energi biofuel alternatif yang menarik yang diambil dari jagung dan biomassa lain.

Ia mengatakan bahwa sekalipun mobil sedang bergerak ke arah sumber tenaga alternatif seperti dinamo listrik dan cell hidrogen, mesin pesawat terbang akan membutuhkan bahan bakar cair untuk jangka waktu yang lama ke depan, dan biofuel lumut dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Kita tunggu saja kabar kelanjutan penelitian mereka.

Para Ahli Temukan Molekul Pendingin Bumi Kita

Wednesday, September 11, 2013

Masih perlu diteliti apakah bisa membantu mengatasi masalah pemanasan global. Para ilmuwan di Inggris dan AS mengklaim telah mendeteksi molekul baru di atmosfer. Molekul itu bisa membantu menghasilkan efek dingin di muka bumi. Namun, masih perlu diteliti apakah molekul ini bisa membantu mengatasi masalah pemanasan global. Seperti dilaporkan kantor berita Reuters, molekul yang dideteksi ini bisa mengubah polutan, seperti nitrogen dioksida dan sulfur dioksida, menjadi senyawa yang dapat menyebabkan pembentukan awan, membantu untuk melindungi bumi dari matahari. Selama abad yang lalu, suhu rata-rata bumi telah naik 0,8 derajat celcius. Para ilmuwan mengatakan pada abad ini peningkatan suhu itu harus dibatasi hingga di bawah dua derajat celcius untuk men cegah naiknya permukaan air laut dan dampak lain yang tidak diinginkan. Tapi mainstrim utama cara membatasi pemanasan, seperti penggunaan energi yang terbarukan dan efisiensi energi, tidak membuahkan hasil dengan cepat.


Para Ahli Temukan Molekul Pendingin Bumi Kita

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan jurnal Science pada hari Kamis, peneliti dari Universitas Manchester dan Bristol, serta AS, yang berbasis di Sandia National Laboratories, mendeteksi molekul baru yang disebut biradikals Criegee. Penemuan ini setelah para ilmuwan menggunakan cahaya yang kuatnya 100 juta kali lebih kuat dari matahari.

"Kami menemukan biradikal yang bisa mengoksidasi sulfur dioksida, yang akhirnya berubah menjadi asam sulfat, yang dikenal memiliki efek pendinginan," kata salah satu penulis penelitian dalam kimia atmosfer di Universitas Manchester, Carl Percival sebagaimana dikutip Reuters.

Namun, masih terlalu dini untuk memprediksi berapa banyak molekul harus dibentuk untuk membuat damp ak yang besar pada suhu dunia dan keamanan mereka harus diuji. Pemahaman efek pembentukan awan terhadap iklim juga belum diketahui.

Saat meletus pada 1991, Gunung Pinatubo di Filipina melepaskan sejumlah besar sulfur dioksida yang membentuk kabut asam sulfat. Hal ini mengurangi jumlah sinar matahari ke bumi hingga mencapai sekitar 10 persen. Sehingga menurunkan suhu global sekitar 0,5 derajat celcius selama dua tahun.

Namun, konsentrasi sulfur dioksida yang tinggi di atmosfer akibat letusan itu juga dapat menyebabkan penyakit paru-paru, hujan asam, dan penipisan lapisan ozon pelindung bumi.

"Biradikal tidak bagus untuk memperbaiki bumi," kata Percival, mengacu pada cara-cara radikal menurunkan suhu planet, seperti letusan gunung berapi atau pemutihan awan untuk memantulkan sinar matahari yang lebih banyak. Molekul-molekul terdeteksi oleh tim peneliti ini terjadi secara alami karena adanya alkena, senyawa kimi a yang sebagian besar dilepaskan oleh tanaman.

"Tanaman akan melepas senyawa ini, membuat biradikal dan akhirnya membentuk asam sulfat, sehingga efeknya pada ekosistem dapan menghilangkan efek pemanasan dengan memproduksi aerosol pendinginan," kata Percival.

Efek pendinginan terbesar bisa dirasakan pada atmosfer yang mengandung banyak alkena dan polutan, yang memungkinkan reaksi biradikal. "Efeknya benar-benar akan dirasakan di sejumlah titik, seperti Hong Kong atau Singapura," kata Percival.

Ilmuwan Jepang Berhasil Menciptakan Alat Teleportasi

Wednesday, May 15, 2013

Para ilmuwan memimpikan alat teleportasi ada untuk kehidupan manusia. Banyak penelitian untuk membuat alat teleportasi ini telah mereka lakukan, dengan tujuan untuk memindahkan satu objek ke tempat lain dengan metode tertentu tanpa harus menggerakkan benda tersebut. Memindahkan obyek dengan teleportasi seperti dalam fiksi ilmiah ruang angkasa ternyata sudah dilakukan ilmuwan meski sebatas memindahkan seberkas cahaya. Teleportasi terkait dengan sifat dua partikel yang dapat disatukan sekalipun terpisah jauh.


Ilmuwan Jepang Berhasil Menciptakan Alat Teleportasi

Kedua partikel dapat berkomunikasi secara instan. Untuk melakukan teleportasi cahaya, para peneliti yang dipimpin Noriyuki Lee dari Universitas Tokyo menghancurkan partikel di satu tempat dan menciptakan kembali di lokasi lain.

Ini mirip dengan proses teleportasi dalam film Star Trek yang menampakkan alat teleportasi memindai seseorang, atom demi atom, menghancurkan, dan kemudian membangun kembali orang dengan pola sama. Lee dan tim memindahkan cahaya dengan "mengaitkan" satu paket cahaya dengan separuh partikel lain, kemudian menghancurkan.

Partikel yang tersisa merekam "hubungan" dengan partikel lain tadi, termasuk informasi tentang cahaya sehingga memungkinkan peneliti untuk membangun kembali cahaya dengan konfigurasi persis di tempat lain.

Lama Perjalanan Air Dalam Tubuh Manusia

Seberapa lama sih perjalanan air dalam tubuh manusia, kanyak orang yang mengira bahwa saat minum segelas air, maka air tersebut akan segera dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk urine hari itu juga. Ternyata salah, karena air yang diminum hari ini akan berada di tubuh 10-50 hari dan akan dikeluarkan 50 hari kemudian. Perjalanan air dalam tubuh terdiri dari 3 proses, yaitu diserap, disalurkan dan diperbaharui. Saat air masuk dalam saluran pencernaan, air akan melewati pembuluh kapiler dan darah serta akan masuk ke dalam sel-sel darah.


UnikBaca.Blogspot.com

Air menjangkau sel dalam waktu 5 menit setelah masuk ke dalam tubuh. Setelah itu air akan mengalir dan tersebar di dalam dan di sekitar organ sel. Saat air telah masuk ke plasma, maka air akan disalurkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.

"Air merupakan zat gizi makro yang dibutuhkan dalam jumlah banyak, seperti halnya karbohidrat, lemak dan protein. Bahkan jumlahnya paling banyak yaitu 2 L, kalau nasi kan tidak mungkin sebanyak itu," jelas Dr dr Saptawati Bardosono, MSc, dari Departemen Ilmu Gizi FKUI-RSCM, dalam acara Konferensi Pers 'Hari Ginjal Sedunia: Sayangi Ginjal Anda, Minumlah Air Putih yang Cukup!' di Hotel Akmani, Jakarta.

Berdasarkan penelitian TRIP yang dilakukan oleh Profesor Francois Peronnet dari Universitas Montreal, Kanada, menemukan bahwa air yang diminum akan masuk ke dalam sel dalam waktu 5 menit.

Penelitian yang telah dipublikasikan dalam dalam European Journal of Applied Physiology tahun 2011 juga menemukan bahwa pada orang-orang yang biasa minum air putih 2 liter sehari, ternyata air berada di dalam tubuh selama 10 hingga 50 hari.

Air yang dikonsumsi setiap hari akan bertahan di dalam tubuh selama 10 hari yang kemudian akan dikeluarkan melalui urine, keringat, uap pernapasan dan tinja.

"Sedangkan tetes terakhir air yang kita minum hari ini akan keluar 50 hari kemudian. Jadi tidak betul kalau kita minum air hari ini terus langsung keluar hari ini juga, yang keluar hari ini adalah air yang diminum 50 hari sebelumnya," jelas Dr Tatik.

Nah, melihat perjalanan air dalam tubuh dan waktu yang cukup lama berada di dalam tubuh, maka harus benar-benar diperhatikan air yang diminum memiliki kualitas yang baik.

"Minum air itu penting, kompisisinya juga penting karena tidak semua air bagus untuk ginjal," jelas Dr dr Parlindungan Siregar, SpPD-KGH dari bagian Ginjal dan Hipertensi, Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM.

Menurut Dr Parlin, air minum yang sehat haruslah memenuhi syarat seperti harus jernih, tidak berasa, tidak berbau, kandungan kuman rendah serta kandungan mineral seperti kalsium, magnesium harus rendah.

"Air minum apa saja bisa, entah dari sumur pompa lalu dimasak atau air isi ulang, yang penting harus memenuhi syarat air minum yang bisa dikonsumsi. Kandungan mineralnya juga harus diperhatikan karena air yang mengandung magnesium sangat berpengaruh pada terbentuknya batu ginjal," tutup Dr Parlin.

Cara Otak Mengacaukan Pandangan Manusia

Otak adalah organ yang menakjubkan yang diciptakan oleh Tuhan. Dengan milyaran sel saraf, otak menjadi pusat kehidupan, memahami dunia melalui indera, mengerti dunia melalui pemikiran dan memutuskan segala sesuatu yang harus manusia lakukan. Tapi otak kita juga tidak sempurna dan terkadang bisa dikacaukan. Di bawah ini adalah beberapa cara otak mengacaukan pandangan kita mengenai kehidupan, atau mengacaukan pikiran itu. Dua di antaranya bisa dilakukan dengan sengaja.


Cara Otak Mengacaukan Pandangan Manusia

Confabulation
Confabulation adalah kondisi dimana kita bisa mengingat ingatan yang sebenarnya tidak pernah terjadi. Seperti De ja vu. Hal ini biasanya terjadi pada ingatan-ingatan masa kecil, yang mengerikan adalah kondisi ini bisa dimasukan ke dalam pikiran kita oleh orang lain. Kasus yang terkenal menyangkut seseorang yang dipandu oleh terapis untuk mengingat masa lalunya dan bisa mengingat bahwa dirinya anggota gereja setan, berulang kali disetubuhi, makan darah, padahal itu semua tidak pernah terjadi dan semua itu hanya rekaan yang dibuat otaknya sendiri. Unik Baca

Ternyata kerja otak sangat buruk dalam meningat kenangan di masa lalu, sering kali otak hanya mengingat detail besar dan merupakan detail kecil, bahkan selalu melupakan asal dari kenangan tersebut. Pernahkah Anda bertemu dengan kawan lama yang berbicara tentang suatu acara lama yang terjadi semasa Anda kecil namun Anda tidak pernah mengikuti acara tersebut? Otak Anda akan terkadang langsung mengira Anda ikut acara itu dan “menciptakan” detail-detail kecil untuk mendukung kenangan palsu tersebut. “Saya datang kok memakai baju biru, ketemu si anu si itu”. Coba pikir lagi.

Implicit Memory
Orang cenderung lebih percaya suatu pernyataan yang sering dikemukakan dibandingkan sebuah pernyataan yang tidak akrab di pikiran Anda. Hal ini merupakan ilusi kebenaran dan jaman sekarang sering sekali digunakan media massa untuk menipu Anda. Sebuah contoh yang sangat lucu dan menunjukkan betapa mudahnya orang Amerika ditipu adalah 60% orang Amerika percaya bahwa Obama itu seorang Muslim. Untuk membuktikan bahwa dia bukan seorang Muslim di atas kami beri gambar Obama minum Bir.

Isu ini dihembus-hembuskan terus oleh media AS sehingga menjadi sebuah ilusi kebenaran dan hal itu menjadi sesuatu yang sepertinya lebih benar dibandingkan bahwa Obama itu seorang Kristen yang taat. Aplikasi kelemahan pikiran ini sangat banyak, contohnya pemimpin negeri kita sendiri yang sering “pasang tampang benar” daripada berbuat sesuatu yang benar.

Halusinasi
Anda ingin merasakan halusinasi? Cobalah percobaan Ganzfeld Effect, legal dan aman. Potong sebuah bola ping-pong menjadi dua, tutup mata Anda dengan bola ping-pong tersebut, duduk atau tidur santai dan dengarkan melalui radio saluran tanpa stasiun (bunyi keresek pada radio Anda). Biarkan selama setengah jam dan mungkin saja Anda akan mulai berbicara dengan keluarga Anda yang sudah meninggal, melihat Monas sedang jalan-jalan, atau mungkin bertemu si komo di tengah jalan?

Change Blindness
Bila Anda sedang melihat sebuah pemandangan, misalnya surga dengan malaikat-malaikat dan sepersekian detik saja mata Anda teralihkan ke arah lain, ketika kembali melihat pemandangan malaikat-malaikat Anda tidak akan menyadari perubahan latar belakang menjadi neraka karena fokus Anda ke malaikat-malaikat. Para ahli menamakan fenomena ini Change Blindness (buta terhadap perubahan). Beberapa teori menyatakan bahwa otak tidak mampu membaca perubahan yang terjadi pada persepsi Anda, atau dari awalnya persepsi Anda mengenai sesuatu itu tidak lengkap sehingga bagian yang tidak lengkap dibuang begitu saja oleh otak. Unik Baca

Saccadic Masking
Masih berkaitan dengan fenomena di atas. Tahukah Anda bahwa sebagian waktu Anda menggunakan mata Anda, otak Anda menjadi buat. Kita tes. Tengok ke kiri dengan cepat, pandang dinding di sebelah Anda, lalu tengok ke kanan, lihat dinding di kanan Anda. Saat Anda menengok, gerakan kita terlalu cepat sehingga mata tidak dapat memfokuskan pandangan. Saat itu otak Anda berpikir gambar blur itu tidak akan banyak berguna maka ia akan membuang pandangan itu dari ingatan dan persepsi Anda. Saat itulah secara efektif Anda buta. Fenomena ini disebut Saccadic Maksing, dimana Saccade itu adalah gerakan cepat mata.

Proprioception
Proprioception adalah kemampuan otak untuk mengetahui “dimana” bagian tubuh Anda sebenarnya. Nah otak kita yang tidak sempurna ini sering kali rusak proprioception-nya. Yah tidak rusak tapi kebingungan. Percobaan yang paling terkenal disebut efek pinokio. Anda harus melakukannya bersama teman Anda. Ajak teman Anda duduk di bangku depan Anda sedangkan Anda duduk di belakangnya.

Pegang hidung Anda dan hidung teman Anda secara bersamaan (dengan tangan berbeda tentunya) kemudian mulai elus-elus lembut hidung Anda dan hidung teman Anda. Satu menit kemudian Anda akan merasakan bahwa hidung Anda menjadi sangat panjang. Di sinilah Proprioception otak Anda akan sang hidung menjadi bingung. Anda bisa melakukan percobaan ini pada bagian tubuh lainnya, hasilnya tentu akan sangat lucu.

Lucid Dreaming
Anda sudah menonton Inception? Jika belum tontonlah, film itu sangat bagus. Teori lucid dreaming adalah apabila pada mimpi Anda, Anda sadar bahwa Anda tidak bermimpi, maka Anda dapat berbuat apapun dan menciptakan apapun dalam mimpi Anda itu. Otak kehilangan kemampuan nalarnya saat kita bermimpi dan tidak mampu membedakan suatu persepi benar atau salah. Jadi Anda tidak bermimpi dan melihat sebuah kuda pink bersayap, otak Anda akan menolak persepsi itu, namun di dunia mimpi otak tidak bisa melakukan hal tersebut dan akan menerima hal tersebut sebagai suatu kenyataan.

Keunikan dan Keanehan Dalam Pikiran Manusia

Monday, May 13, 2013

Daftar keunikan dan keanehan dalam pikiran manusia. Pernahkah anda menemui situasi pada suatu tempat yang pernah anda rasakan sebelumnya, namun anda belum pernah sekalipun ke tempat tersebut. Anda merasakan pernah menemui seseorang ini entah dimana, yang pasti anda merasa sudah mengenalnya padahal belum pernah berjabat tangan dan kenal sekalipun. Ya itulah salah satu keunikan dan keanehan dalam pikiran manusia yang akan kita ketahui dalam artikel kali ini. Memang manusia diciptakan dengan akal pikiran yang sedimikian kompleks sehingga manusia dapat menggunakannya untuk membuat hal yang mustahil dibuat oelh makluk lain. Apa saja keanehan dan keunikan dalam pikiran manusia tersebut, berikut selengkapnya.


Keunikan dan Keanehan Dalam Pikiran Manusia

Deja vu
Deja vu adalah pengalaman tertentu akan sesuatu yang sedang berlangsung di mana anda sudah mengalaminya atau melihat situasi baru itu sebelumnya, anda merasa seolah-olah peristiwa telah terjadi atau sedang mengulanginya. Pengalaman itu biasanya disertai oleh perasaan yang kuat seperti sudah mengenal dan suatu perasaan berupa kengerian, asing, atau aneh. Pengalaman "yang sebelumnya" ini biasanya berhubungan dengan mimpi, tetapi kadangkadang ada suatu perasaan pasti bahwa itu sudah terjadi di masa lalu.

Deja Vecu
Deja vecu (Dibaca deya vay-koo) adalah apa yang dialami banyak orang ketika mereka berpikir sedang mengalami deja vu. Deja vu adalah perasaan telah melihat sesuatu sebelumnya, sedangkan deja vecu adalah pengalaman setelah melihat suatu peristiwa sebelumnya, tapi hanya di dalam detil yang besar, seperti mengenali bau-bauan dan bunyi-bunyian.

Hal ini juga biasanya disertai oleh suatu perasaan yang sangat kuat akan pengetahuan sesuatu yang akan datang kemudian. Pengalaman yang pernah terjadi - tidak hanya mengenal apa yang akan datang berikutnya, tetapi juga mampu mengatakan kepada orang di sekitar apa yang akan datang itu, dan biasanya itu adalah benar. Ini sangat aneh dan sensasi yang tidak bisa dijelaskan.

Deja Visite
Deja Visite adalah pengalaman yang hanya sedikit orang mengalaminya di mana melibatkan suatu pengetahuan gaib akan suatu tempat yang baru. Sebagai contoh, anda mungkin pernah mengetahui jalur jalan di suatu kota yang baru anda datangi atau pemandangannya meskipun tidak pernah ke sana sebelumnya, dan anda yakin mustahil mempunyai pengetahuan tentang itu. Kalau Deja Visite tentang hubungan-hubungan geografis dan ruang, selagi Deja Vecu adalah tentang kejadian-kejadian sementara waktu.

Nathaniel Hawthorne menulis tentang sebuah pengalaman seperti ini di dalam bukunya "Our Old Home" di mana dia mengunjungi sebuah benteng yang sudah hancur dan mempunyai pengetahuan lengkap mengenai denah tata letaknya. Ia kemudiannya mampu melacak pengalaman itu dalam sebuah puisi karangan Alexander Pope yang dibacanya beberapa tahun kemudian. Puisi itu menggambarkan keadaan benteng itu dengan akurat persis seperti yang diketahuinya.

Deja Senti
Deja Senti adalah fenomena akan sesuatu yang pernah dirasakan. Hal ini eksklusif sebuah fenomena kejiwaan dan jarang menetap di dalam ingatan anda setelah itu. Di dalam kata-kata dari orang setelah mengalaminya adalah: "Apa yang menjadi perhatian adalah apa yang sudah diperhatikan sebelumnya, dan sungguh sudah dikenal, tetapi sudah dilupakan untuk sementara waktu, dan sekarang merasa puas seakan-akan hal itu telah diingat kembali.

Kemampuan mengingat itu selalu dimulai dengan suara orang lain, atau oleh perkataan dari pikiranku sendiri, atau dengan apa yang kubaca dan perkataan jiwa. Aku pikir selama keadaan tidak normal aku berkata-kata secara umum beberapa kalimat sederhana seperti Oh, ya. Aku mengerti , Tentu saja, aku ingat , dan lain-lain, hanya satu atau dua menit kemudian aku dapat mengingat kembali semuanya, dengan tidak memerlukan kata-kata maupun pemikiran yang dinyatakan dengan lisan untuk menimbulkan ingatan.

Aku hanya mendapatkan bahwa perasaan itu serupa dengan apa yang sudah kurasakan sebelumnya di dalam kondisi tidak normal seperti itu. Anda berpikir baru saja mengucapkannya, tetapi anda juga menyadari bahwa sesungguhnya tidak mengucapkan suatu kata pun.

Jamais Vu
Jamais vu (tidak pernah melihat) digambarkan sebagai sebuah situasi sudah pernah dikenal tapi tidak bisa mengenali. Hal itu sering dianggap sebagai kebalikan dari deja vu dan menimbulkan perasaan ngeri dan takut. Anda tidak mengenali sebuah situasi meskipun anda mengetahui secara rasional bahwa anda telah berada di dalam situasi itu sebelumnya. Secara umum dapat dijelaskan ketika seseorang beberapa saat tidak mengenali seseorang, kata, atau tempat yang sebetulnya sudah diketahuinya. Ini menjadikan orang percaya bahwa jamais vu merupakan sejenis gejala dari kelelahan otak.

Presque Vu
Presque vu sering diungkapkan dengan kata-kata, "serasa sudah di ujung lidah" - merupakan perasaan yang kuat bahwa anda akan mendapatkan petunjuk atau ilham akan apa yang terlupa, tapi tidak pernah datang. Istilah "presque vu" artinya "hampir melihat". Sensasi presque vu dapat sangat mengacaukan perasaan dan pikiran, dan seringkali orang sudah tidur dibuatnya.

L esprit de l Escalier
L'esprit de l'escalier (lelucon di tangga rumah) adalah rasa untuk berpikir suatu komentar balasan yang cerdas ketika hal itu sudah terlambat untuk disampaikan. Ungkapan itu dapat digunakan untuk menguraikan tentang komentar balasan yang cepat terhadap penghinaan, atau setiap komentar pintar dan jenaka, walaupun kedatangannya sudah terlambatdan tidak berguna lagi diumpamakan kita berpikir ketika sudah berada di atas tangga meninggalkan suatu kejadian.

Sebuah kata dari bahasa Jerman treppenwitz digunakan untuk maksud yang sama. Ungkapan yang terdekat di dalam bahasa Inggris untuk menguraikan situasi ini adalah "being wise after the event atau menjadi bijaksana setelah kejadian. Peristiwa itu biasanya disertai oleh perasaan penyesalan karena tidak terpikirkan sebelumnya untuk memberikan komentar balasan yang cepat di saat diperlukan. Tapi mungkin lebih bijaksana kalau kita berpikir bahwa balasan itu mungkin bisa merunyamkan hubungan. Tuhan menyintai orang yang sabar dan menahan diri.

Capgras Delusion
Capgras delusion adalah fenomena di mana seseorang percaya bahwa sahabat karib atau keluarganya sudah berganti identitas seperti seorang penipu. Hal ini berhubungan dengan kepercayaan kuno bahwa bayi-bayi telah dicuri dan digantikan oleh peri penculik anak dalam dongeng-dongeng di abad pertengahan, seperti juga khayalan modern mengenai makhluk asing atau alien yang mengambil alih tubuh dari orang-orang di bumi untuk dijadikan sekutu mereka. Khayalan ini ditemukan paling umum pada pasien berpenyakit jiwa, tetapi tidak menutup kemungkinan itu juga sudah mengacaukan pikiran anda.

Fregoli Delusion
Fregoli Delusion adalah fenomena otak yang jarang terjadi, di mana seseorang mempercayai bahwa orang-orang yang berbeda, sesungguhnya adalah orang yang sama yang sedang menyamar. Hal itu sering dihubungkan dengan paranoid dan kepercayaan bahwa orang yang menyamar itu sedang berusaha untuk menganiaya dirinya.

Kondisi itu diberi nama seperti aktor Italia, Leopoldo Fregoli yang terkenal dengan kemampuannya untuk merubah diri secara cepat selama penampilannya aktingnya. Laporan pertama di 1927 dalam sebuah studi kasus pada seorang wanita berusia 27 tahun yang percaya dia sedang dianiaya oleh dua yang aktor yang sering dilihatnya di sebuah teater. Dia percaya kalau orang-orang ini "mengejarnya terus-menerus dengan berubah wujud seperti orang-orang yang dikenalnya .

Prosopagnosia
Prosopagnosia adalah fenomena di mana seseorang tidak mampu mengenali wajah-wajah orang atau obyek yang seharusnya sudah dikenal. Orang-orang yang mengalami kekacauan ini biasanya mampu menggunakan perasaan lainnya untuk mengenali orang-orang, seperti bau parfum seseorang, bentuk atau gaya rambut, suara, atau bahkan gaya berjalan mereka. Suatu kasus yang klasik dari kekacauan ini dimuat dalam sebuah buku yang terbit tahun 1998 dan pernah ditampilkan dalam bentuk opera Michael Nyman berjudul "The man who mistook his wife for a hat atau orang yang keliru akan istrinya karena topinya.

Kita mempunyai beberapa pengalaman akan perasaan, yang datang kepada kita beberapa saat, dari apa yang kita katakan, dilakukan setelah dikatakan atau dilakukan sebelumnya, di suatu waktu yang lampau, dari hal-hal di sekeliling kita, berupa masa lalu, dengan wajah-wajah sama, benda-benda, dan keadaan, dari pengetahuan kita yang sempurna akan apa yang akan dikatakan nanti, seolah-olah kita tiba-tiba mengingatnya.

Inilah Alasan Mengapa Pria Lebih Baik dari Wanita dalam Mengemudi

Saturday, April 27, 2013

Seringkali terdengar candaan yang mengatakan bahwa wanita tidak mampu mengemudi sebaik pria, hal ini ternyata benar, karena ilmuwan menemukan alasannya. Pria lebih baik saat mengemudi dibanding wanita karena pengaruh hormon testosteronnya.


Ketika mengemudikan mobil atau kendaraan lain, seseorang membutuhkan kendali arah yang baik, hal ini dapat dipengaruhi oleh hormon testosteron. Menurut sebuah studi analitis, testosteron inilah yang menyebabkan kemampuan navigasi spasial pria lebih baik daripada wanita.

"Penelitian yang kami lakukan sebelumnya menunjukkan bahwa wanita yang mendapatkan testosteron mengalami peningkatan ketrampilan dalam hal navigasi," kata Justin Rhodes, profesor psikologi di University of Illinois, yang memimpin penelitian tersebut.

Selain memiliki kemampuan navigasi yang lebih baik, hormon testosteron juga dapat membuat pria lebih adaptif. Sifat adaptif ini memberikan keuntungan bagi pria agar lebih mudah menyesuaikan diri dengan keadaan atau hal-hal yang baru dan menantang.

Rhodes bersama tim peneliti yang lain menganalisa 35 studi lain yang mencakup data tentang rentang kemampuan spasial dari 11 spesies hewan, seperti cumi-cumi, tikus, rusa, kuda, dan lain sebagainya termasuk manusia.

Tim peneliti menemukan bahwa 8 dari 11 spesies tersebut menunjukkan bahwa pejantan atau laki-laki (pada manusia) memiliki kemampuan spasial yang lebih baik dari spesies betina atau perempuan (pada manusia).

"Temuan ini mendukung hipotesis yang seringkali diabaikan, bahwa pria lebih baik dalam hal navigasi spasial atau arah," tambah Rhodes, seperti dilansir Health India.

Unta dikenal sebagai binatang yang hidup di daerah gurun dan kering. Namun, pada masa lalu di pertengahan era Pliosene, moyang hewan ini ternyata pernah hidup di daerah dingin, sangat dekat dengan kutub.

Fakta ini terungkap dari hasil temuan fosil unta oleh tim peneliti di Canadian Museum of Nature di Ottawa.
 
 
Tim peneliti yang dikomandani oleh paleobiolog Natalia Rybczynski berhasil menemukan fosil unta yang diperkirakan berusia 3,5 juta tahun di Pulau Ellesmere. Pulau itu terletak di bagian paling utara Kanada, Nunavut.

“Fosil ini adalah bukti pertama yang menunjukkan bahwa unta pernah hidup di daerah itu,” kata Rybczynski kepada Livescience.

“Temuan ini mengejutkan kami. Sebabnya, kita sering mengasosiasikan unta sebagai hewan yang hidup di habitat beriklim kering (arid) dan setengah kering (semi-arid),” urainya lagi.

Ada 30 buah tulang yang merupakan bagian tulang kering fosil unta yang berhasil ditemukan tim peneliti. Tulang-tulang itu kemudian diidentifikasi menggunakan metode collagen fingerprinting. Jumlah protein, bernama Kolagen Type I, yang terkandung dalam tulang tersebut dihitung.

Berdasarkan hasil analisis yang dipublikasikan pada Jurnal Nature Communications kemarin, terungkap bahwa nenek moyang unta yang ditemukan berusia 3,5 juta tahun dan ukurannya 1/3 kali lebih besar daripada unta modern yang hidup saat ini.

Rybczynski mengatakan, kondisi pada masa 3,5 juta tahun lalu memang memungkinkan bagi unta untuk bisa hidup di daerah dekat dengan kutub. Pertengahan era Pliosene itu dikenal dengan kondisinya yang hangat. Suhu global masa itu 2 - 3 derajat Celcius lebih hangat dari suhu saat ini.

Kedepannya, Rybczynski dan timnya berencana untuk meneruskan pencarian unta di daerah sekitar kutub utara. “Kami berharap bisa menemukan bukti lainnya,” kata Rybczynski.

Internet Terganggu? Mungkin Karena Letupan ini...

Badan Antariksa dan Aeronautika Nasional (NASA) mengungkapkan matahari meletupkan partikel radiasi korona (CME) ke arah bumi pada Jumat (15/3)

"Matahari meletupkan partikel radiasi korona (CME) ke arah bumi dan dampaknya dapat dirasakan pada satu atau tiga hari setelah kejadian tersebut," kata laman resmi NASA www.nasa.gov pada Ahad (17/3).
 
Badan tersebut mengungkapkan, dampak radiasi dapat berupa gangguan kinerja terhadap peralatan elektronik di satelit dan bumi.

Pengamatan dari Badan Pengawas Urusan Terestrial Surya (STEREO) dan Badan Pengawas Heliosfer dan Surya dari NASA menjelaskan kecepatan letupan mencapai sekitar 1.448 kilometer per detik.

"Jika merunut pada sejarah, letupan radiasi matahari dengan kecepatan tersebut menyebabkan dampak menengah hingga berat kepada bumi," kata laman NASA itu.

Selain itu, NASA memberi peringatan kepada operator pesawat antariksa Spitzer dan Messenger bahwa gelombang radiasi badai matahari akan melalui kedua sarana tersebut.

"Kejadian tersebut hanya berdampak kecil pada pesawat antariksa dan perlu diperhatikan oleh operator pesawat karena partikel surya bisa menganggu peralatan elektronik dalam komputer," kata laman NASA.

Badai radiasi korona, yang langsung mengarah ke bumi, dapat menyebabkan fenomena cuaca antariksa, seperti, badai geomagnetis ketika bergesekan dengan selubung magnet bumi, magnetosfer, selama beberapa saat.

Badai radiasi korona adalah fenomena di bintang matahari, yang dapat melepaskan partikel tenaga surya ke ruang angkasa.

Sering Melamun Jadi Lebih Cerdas?

Orang dengan pikiran kerap mengembara kemungkinan mempunyai otak lebih tajam.

Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang terus menerus "terganggu" ternyata mempunyai "memori kerja" lebih banyak. Hal tersebut membuat mereka bisa melakukan dua hal bersamaan dalam satu waktu.


Psikolog dari University of Wisconsin-Madison, Daniel Levinson, mengatakan mereka yang mempunyai kapasitas memori kerja lebih tinggi dilaporkan lebih sering melamun selama mengerjakan tugas-tugas sederhana meskipun prestasi mereka tidak meragukan.

Partisipan dalam penelitian ini harus menekan tombol sebagai respons terhadap munculnya huruf tertentu di layar atau menekan pada waktu yang tepat. Para peneliti mengecek secara rutin untuk mengetahui apakah pikiran mereka mengembara. Pada akhir penelitian, para ilmuwan mengukur kapasitas memori kerja partisipan, memberi mereka skor untuk kemampuan dalam mengingat sekumpulan huruf diselingi dengan pertanyaan matematika yang mudah.


Levinson mengatakan dibutuhkan lebih banyak ruang kerja mental, misalnya, untuk menambahkan dua angka yang diucapkan tanpa menuliskannya. Kapasitas tersebut dihubungkan dengan pengukuran umum kecerdasan seperti membaca secara menyeluruh dan skor IQ.

Studi terbaru ini menggarisbawahi betapa pentingnya memori kerja untuk membantu otak fokus dalam masalah-masalah yang paling sulit.

Hasil dari penelitian Levinson itu dipublikasikan secara online di Psychological Science. Ini pertama kalinya sebuah penelitian menunjukkan hubungan antara pikiran yang sering mengembara alias melamun dengan kecerdasan.
 
Support : Segitiga Ilmu | Getaran Ilmu | Bang Tomo
Copyright © 2012. Segitiga Ilmu - All Rights Reserved
Created By Creating Website | Modified SnowClift
powered by Blogger